Terima kasih.
Aku iri dengan bulan dan bintang yang selalu berdua, berbagi cahaya di kala gelap.
Aku dan kamu?.
Kita tak sama seperti mereka, kini aku terperangkap dalam kegelapan dan kehilangan cahaya.
Kau pernah melihat tetesan hujan?.
Apa yang aku rasakan saat ini adalah sama seperti itu.
Seperti tetesannya.
Aku pernah di atas, kau buat aku terjatuh dan kini aku perlahan menghilang.
Ini hati.
Bukan ruang bedah yang sewaktu-waktu bisa kau masuki,
kau sobek, dan kemudian kau jahit kembali.
Setiap doa selalu kuselipkan namamu di dalamnya.
Tuhan tau bagaimana aku menyayangimu, tanpa mengingat masa lalumu.
Kini ku ucap berjuta terima kasih karena telah menjagaku, dulu.
Terima kasih untuk goresan di sayap ini yang membuatku jatuh ketika ku terbang tinggi
dalam harapan yang ada padamu.
Kau yang pernah bilang,"Aku mau masa depanku bersamamu."
Aku tunggu jikalau itu ingin kau wujudkan seperti cita-citamu.
Fisik yang kau cari seperti kesempurnaan itu tidak ada padaku.
Tapi aku berjanji untuk selalu berjuang untukmu.
Tuhan, aku lelah dengan cinta.
Aku ingin mengistirahatkan hati ini dari luka.
Aku ingin hati ini seperti dulu kala.
Disaat dia tumbuh layaknya taman berbunga.
Aku tak lah sempurna seperti mereka yang selalu kau selipkan di dalam cerita.
Aku tak lah seperti mereka yang punya segalanya.
Biarlah aku dengan duniaku, bersamamu.
Selamat tinggal, akhir dari perjumpaan.
Awal kebahagiaan.
Jangan kau sesali semua hal yang pernah kau ucapkan.
Aku merindukanmu dengan kegelisahan.
Di dada ini, tempat yang dulu menjadi sandaranmu ketika keluh kesalmu.
Di dada ini, tempat kau menggantungkan besar harapanmu kepadaku.
Mimpi masa depan kita, dan semua hal indah kita yang selalu kau ucap tanpa pernah bosan aku mendengarnya.
Pada kalian yang masih memiliki.
Jagalah dia sekeras apapun badai menghadang.
Perpisahan bukan akhir yang baik dari sebuah hubungan.
Masih ada jalan lain, berbagi keluh kesal dan cari jalan keluar.
Kontrol cerita.
Jek, temenku cerita soal mantannya semalem, temen yang tingkat kejujurannya ga ngerti lah mau digimanain lagi, maklum aja waktu curhatnya juga jam 1 malem -,-
Ngalir aja ceritanya kaya air terjun, semua kejelekan mantannya dibahas, dia ngapain aja sama mantannya juga di bahas.
Namanya juga temen cerita, ya kita mesti jadi pendengar yang baik dong.
Mau itu baik atau jelek ceritanya tetep ngasih respon yang ga ngecewain.
Yang bodohnya lagi di media social juga dia ngina mantannya.
"Dulu dinomer satukan, sekarang di injak kaya sendal."..... huh, anak muda -,-
Seburuk-buruknya aku juga aib sama yang terdahulu wajib disimpen dan ditaruh di secret place yang hanya aku, dia, dan Tuhan yang tau.
Dulu kan dia buat kita utuh, jadi penyemangat kita, jadi apa yang kita banggakan didepan orang-orang. Mama Meli aja bilang,"Walau udah pisah ya tetep temenan, jangan musuhan ya, nak."
Intinya gak perlu sih di umbar-umbar sih.
Buat Jek,"Kontrol ceritamu."
Dua mimpi satu cerita.
Hati emang ga bisa bohong.
Semalam mimpiin meli, mimpiin dia meluk aku, mimpiin kami bersama lagi, mimpiin dia meluk badan ini sekuat tenaga, mimpiin kita jalan bareng lagi.
Ya Allah aku rindu sekali dengannya, rindu sekali.
Sekarang cuma bisa ngelus dada, dan bilang sama diri sendiri.
"Simpan saja semua ini, sampai semua selesai, bebaskan dia untuk menggapai cita-citanya. Masa depan penuh tanda tanya."
Yang sekarang bisa aku lakuin ya cuma re-read our old messages yang selalu aku screen shot.
Terus, suka senyum-senyum kaya orang kasmaran, yah itu aja sih yang bisa aku lakuin when i miss you, Mel.
Isinya semua tentang kamu, semua komitmen kita, janji kita, dan semua hal yang bisa buat aku semangat.
Semua foto kita, video bodoh kita yang ga pernah bosan untuk aku putar, ah kangen lah.
Buat Meli, if you can dream it, make it come true ya baby.
Salam rindu dariku.
Please, positif.
Suka ga ngerti sama orang yang bilang foto bikini dan lingerie itu bagian dari porno.
Kalo lihat dari sisi fashion sih nyantai.
Kalo yang ga tau apa-apa?.
Pada jarak kesetiaan dipertanyakan.
Gagal pada jarak kedua, setelah LDR kedua.
Happy atau sad ending?
100% orang akan ada pada kata happy.
Dan sad adalah apa yang saya rasakan saat ini.
Sebut saja Meli, seseorang yang sangat saya sayang.
Seseorang yang selalu ada untuk saya, dulu.
Kini kami mengalami yang namanya LDR, ujian terberat LDR ada pada sebulan pertama hingga tahun pertama LDR itu terjadi.
Krisis kepercayaan, krisis komunikasi, krisis rindu itu hal biasa, dan semoga Tuhan menyampaikan semua apa yang pernah ada dalam doaku tentangmu, amin.
Saya telah putus dengannya, tepat hari senin kemarin setelah 3 hari lost contact.
Saya ga ngerti apa kesalahan saya hingga diperlakukan seperti itu.
Yang saya lakukan hanyalah berdoa dan terus berdoa untuk kesehatannya disana.
tepat di hari ke 3 tanpa kabar, kabar buruk menyapaku melalui suara wanita di telingaku.
Alhamdulillah, ucap syukurku untuk dia yang telah membuatku khawatir.
"Kita udahan aja.", sapanya di telpon pada malam itu.
Hingga detik ini, saya ga pernah mengerti apa salah saya, saya ga pernah macem-macem hingga perpisahan itu terjadi.
Dia ga pernah mengatakan apa kesalahan saya.
Namun itulah keinginan dia.
Sesayang apapun kita kepada seseorang, kita harus berani mengucapkan selamat tinggal pada perjumpaan itu, sehingga selamat datang akan membuka gerbang kebahagiaanmu kedepannya.
Sekolah Menengah Atas
Masa dimana bandel itu terasa, masa dimana seru itu ada, masa dimana geng-gengan meraja lela, masa dimana hidup lebih berwarna.
Sekilas pasti pengen kan balik ke masa putih abu-abu itu terulang kembali.
Kangen, kata yang mungkin bisa mewakilinya.
Setelah lulus dari SMA, mulailah ada tanya jawab seperti,
"Kamu mau nerusin kuliah dimana?."
"Aku di Bandung."
atau...
"Kamu mau nerusin kuliah atau langsung berkarir?"
"Aku berkarir saja."
Guru-guru, kepala sekolah, pemantapan, lomba 17-an... banyak lagi deh..
SMA itu masa emas sih kalo saya bilang.
Kenapa emas?. Ini masa dimana kita belajar dewasa, masa dimana kita mulai fokus melihat masa depan, dan masa dimana kita menggantikan peran orang tua untuk anak-anak kita kelak.
Gak terasa sekarang udah kepala dua. Cepat banget..
Terima kasih SMA, masa yang amat sangat sulit dilupakan. Kangen canda tawa teman sekelas, kangen ibu kantin, kangen ngusilin anak orang sampai nangis.. dan banyak lagi..
Masa depan?
Hidup ini singkat, dan terlalu sia-sia ketika kamu terus memikirkan hal yang gak pernah bisa buat kamu bangkit.
Kelebihan dari alay.
Alay, identik dengan........
pH4 kBaRnX u CmU4?
cHaTzh kHuNt?
gMhA kUl!4HnX?
Alay, identik dengan.........
nama di akun sosial yang panjangnya gak penting.
Contoh: Ay03E ClLuH CnD12i Gx da YnK tM3n!n.
Sebelumnya, sebelum dewasa seperti ini, saya ternyata pernah melalui masa-masa itu.
Sebenernya alay itu gak norak sih, bayangin aja kalo gak ada anak alay di dunia ini, hidup gak ada seru-serunya.
Alay itu isinya orang-orang yang percaya dirinya tingkat dewa, gak ada yang bisa ngalahin.
saking PDnya, dulu pernah gak sms mama kaya gini,"mH4, d!MaN4h?."
mungkin pada saat itu orang tua kalian merasa kalian berada di antariksa.
Pacaran jaman alay itu lucu, gak ada yang mau kalah, merasa benar, iya bener gak alay.
*sms*
"5y4nHK, uDh mUmZ yUmpH?."
"uDh KuQhS yNx, kM03 g3 4pHz?."
"g3 n0NToN jH4, kM03 sM5 aQ 4lAy b9iTh S!tC!"
"ApH !H kM03, kM03 ThU 4L4y."
"kM03!."
"kM03!!."
"kM03!!!."
"kM03!!!!."
"kM03!!!!!."
"kM03!!!!!!."
"...................."
7 dari 10 orang didunia ini pasti pernah alay, secara gak langsung alay itu masuk didiri kalian tanpa kalian sadari.
Sebagai contoh lagi ya buat cowok, semenjak kalian memilih untuk punya poni dan jambang panjang.
Sebagai contoh lagi ya buat cewek, semenjak kalian memilih untuk ........ ah.. sudahlah...
Mr.Bean?
Mr.Bean dikabarkan masuk Islam.
Sumber : http://www.islampos.com/rowan-mr-bean-atkinson-putuskan-masuk-islam-80934/
Huft..
Suka sama seseorang yang selalu buat ketawa, seru-seruan bareng, dan nyaman adalah impian semua orang.
Didalam masa-masa PDKT, hal seperti ini ya asik-asik aja.
Belajar mengerti satu dan lainnya, memahami kekurangan masing-masing.
Tapi apa boleh buat, ketika rasa yang telah disampaikan dan terlalu lama terpendam akan menjadi penyakit buat siapapun yang merasakannya.
Korban PHP atau apalah itu namanya..
Gak ada enaknya kalau terjebak dalam posisi tersebut.
Atau gebetan masih berharap balik ke mantan?
Itu masalah yang cukup berat.
Atau punya sejuta alasan untuk gak nerima kita dikala penembakan itu terjadi.
Seperti,"Aku baru aja putus."
Atau yang lebih pahitnya lagi.. Cuma diketawain pas nyatain cinta.
Itulah kejamnya cinta.
Terlalu lama menunggu hal yang gak pasti itu gak ada enaknya, sayang sih sayang..
Cuma, kalo gak bisa nerima ya ngomong dari awal biar gak terlalu larut dalam kebohongan.
Sekali lagi, cinta itu kejam.
Terlebih ketika memiliki seseorang yang sangat disayang dan pergi dengan alasan,"Kamu terlalu baik buat aku."
Tahun ajaran baru.
Memasuki tahun ajaran baru, mahasiswa baru, dan buku baru.
IPK bukanlah penghambat untuk menjadi apa yang kita mau.
IPK bukanlah penghambat masa depan.
Tapi, apa yang kamu rasakan sekarang adalah apa yang menjadi perubahan.
Balik lagi ke dunia perkuliahan, dunia dimana senyum, tawa, bahagia, galau, kesemsem, gemetar, deg-degan menjadi satu didalamnya.
Kuliah..
Ada yang bilang enak, ada juga yang bilang gak enak.
Semua tergantung masing-masing sih.
Pacaran.
Pacaran..
Sebuah hal yang paling disukai oleh siapapun, dimanapun, dan apapun~
Aapaaannn coba.... Apaannnnnn.. Apaaaaaaaaannn sih gi apaaaaaa..
Pacaran itu punya kesan tersendiri loh, bahagia yang teramat mendalam, lebih dalam dari lagunya Afgan - Dalam.
Emang ada?.. Mboh lah.
Pacaran itu ibarat bangun tidur dapet ciuman dari seseorang yang sangat disayang. (Baca: Pacar).
Tapi, seindah-indahnya pacaran juga kalo dulunya di-Php-in juga males ngejarnya.
PDKT itu indahnya keterlaluan banget, lebih indah dari rasa apapun didunia ini, karena pada hakikatnya, PDKT adalah masa dimana cinta + rasa penasaran + gemes = PDKT.
Kamuuuuuuu.. Iya, kamu yang lagi baca ini.
Pernah kan di apelin pacar?
Atau ngapelin pacar?
Atau sama-sama ngapel? (gimana ini)
Aku sebagai jomblo profesional pengen ngasih bocoran,"Kapan sih waktu yang pas buat NGAPELIN pacar."
Yang pertama.... Waktu dimana kamu gak capek, dan waktu dimana kamu punya bahan untuk dibicarain nanti.
Yang kedua..... Nah, yang kedua ini yang wajib dicatetttttt.... Waktu dimana kamu punya duit. Gila aja ngapel gak bawa duit, beliin kek pacar martabak, atau seenggaknya pulsa~
Yang ketiga..... Waktu dimana kamu punya kendaraan untuk pergi ngapel.
Yang keempat... Waktu dimana bensin kendaraan kamu cukup untuk pulang-pergi kerumah doi,"Buat yang LDR gimana?????."... "Skype aja, atau gak camfrog." (web cam bareng kodok-kodok imut.)
Yang kelima.... Waktu yang bener-bener pas itu ya hari minggu sore, jam 4 gitu kamu pergi kerumah doi, rasakanlah bedanya... Jujur aku pengen ngulang waktu yang kelima ini, tapi apa boleh buat, pacar tak punya..
Ngomong-ngomong soal pacar, ini udah jam setengah satu malam, aku pamit dulu yah.
Ntar kalau ada apa-apa, kamu cium aja kening aku kalau kamu udah kelar ngerjain tugas...
Wes ah, dari pada makin ngelantur, aku pamit.
Wasalam....
Malam minggu~
Malam minggu,,
Bisa diartikan menjadi Malam kebebasan bagi pelajar.
Gimana enggak, tiap malam minggu yang madetin tempat-tempat nongkrong ya cuma anak-anak sekolahan yang baru ngerti yang mana bra dan yang mana mini set.
Ketika para teman-teman yang lain sibuk nge-modus-in gebetannya dan kaum jomblo sibuk memadati timeline twitter, saya sebagai pemilik blog yang berstatus jomblo juga merasakan dampak yang sangat menyakitkan dari malam minggu ini sendiri.
Tanpa pacar, tanpa ciuman, pelukan, dan tanpa THANKS FOR TONIGHT~
Ngotak-ngatik media sosial, ngotak-ngatik hape... Akhirnya terdampar di blog ini.
Sebagian dari kamu juga pasti bakal bilang ini adalah malam yang paling ngebosenin. (Baca: Jomblo)
Cerita dikit soal pahitnya malam minggu dulu bareng mantan yang ntah keberapa, malam indah yang berubah menjadi petaka..
Kesalahan sedikit yang tak perlu dibesar-besarkan akhirnya menjadi kebencian, rasa sayang berkurang.
Singkat cerita, pulang malam mingguan, baru menyadari kalau pacar lagi datang bulan.
Pernah tau kan gimana perubahan dari peri cantik menjadi monster yang menakutkan layaknya dinosaurus berpayudara mungil...
Ya seperti itulah pacar yang lagi "Dapet."
Tingkat amarah yang mendadak menjadi tinggi,.
Situasi memanas kek lagi dimasukin ke dalam ruangan tanpa AC ataupun kipas angin, ya gitulah~
Pacar yang saat itu baik berubah menjadi dinosaurus mungil yang menakutkan, ketika itu aku salah dalam penyampaian pesan, aku sih ngajakin dia pulang, cuma dia gak mau.....
Sedangkan jam ditangan sudah menunjukkan pukul 00.01 WIB.
Brrrrr..... Suasana berubah menjadi panas...
AC di dalam mobil ini gak mempan membendungnya~
Suasana berbah, cara pandang juga berubah, posisi duduk juga berubah.. Yang tadinya ngadep ke aku, mendadak ngadep ke kaca...
Akhirnya aku senang karena dia mengatakan,"Antar aku pulang, SEKARANG!!!!."
Sepanjang perjalanan ini, hanya terdengar lagu dan tanpa sepatah dua patah atau patah kebagi dua dari mulutnya.
Suntuk men.. Pernah kan ngerasain posisi ini?
Sesampainya dirumah doi, tanpa basa basi dia langsung bilang,"MAKASIH."
"Dukkkkkkk.", bunyi yang berasal dari hentakan pintu.
Pulanglah aku dengan rasa bersalah yang amat mendalam..............
Sekian~
Lungo Dewe Rapopo (LDR)
LDR atau Long Distance Relationship.
Pacaran jarak jauh yang gak semua orang bisa melaluinya, tanpa pertemuan, tanpa ciuman, dan tanpa pelukan.
Hanya orang-orang hebat yang bisa melakukan ini tanpa pernah memikirkan adanya pengganti tanpa diketahui.
LDR sama jomblo itu beda tipis, cuma beda di rasa kasih sayang aja. Sisanya juga sama, kamu tau, jadi aku gak perlu ngetik lagi.
Penyebab utama LDR di kalangan remaja ini adalah "Kuiliah". Ya, kuliahlah penyebab utama LDR itu terjadi.
Cowok: "Sayang, aku kuliah di Batam."
Cewek: "Aku kuliah di Jogja,sayang.", ungkapnya dengan muka sedih.
Di lain hal, LDR itu berat, berat nahan diri. Cari tempat curhat ke lawan jenis, cerita apa aja yang dilalui hari ini, yang pacar marah-marah, yang suka gak ngasih kabar sampai berhari-hari, dan sebagainya.
Awalnya sih jadi tempat curhat, nyari ketenangan di tempat lain, alhasil kalo udah kelamaan "nyaman" di tempat lain.
Ujung-ujungnya putus karena alasan,"Aku gak kuat LDR."
Itulah LDR, kejam bagi yang gak kuat melaluinya.
Tapi indah bila kamu ikhlas, setia, dan menerima posisi ini dengan pemikiran dewasa.
Kecemasan dalam pelarian
Kau.. Iya, Kau.. Terlalu manis untuk ku menyapamu
dengan kamu. Mata menangis melihat pelarian seorang yang di sayang dan di
banggakan pergi meninggalkan.
Seperti malam, kegelapan datang seperti biasa, hati
dan pikiran tetap dalam satu tujuan, kesetiaan. Hanya mengerti tentang kau dan
aku di dalam kita yang sewaktu-waktu bisa menjadi kesendirian. Kebohongan yang
tampak dari raut wajah menandakan itulah pribadi, semakin dalam mengerti akan
seseorang, semakin takut kehilangan.
Seperti dalam perlarian, kesetiaan yang hanya sebuah
janji akan menjadi kecemasan akan keseriusan. Aku yang selalu ada dalam hidup
kau, kita membuat kesepakatan untuk tetap bersama. Tapi kau, memutuskan tali cinta di satu pihak yang kau beri nama pilihan.
Apa ini tentang kurangnya bahagia dan
kurangnya kebersamaan?. Atau ini hanya masalah waktu dan kepribadian?. Akankah kau mengerti tentang adanya aku sebagai pendanmpingmu, dan akan sampai kapan kau mengikuti keegoisan diri?.
Seperti tulisan ini, aku merindumu dalam satu sisi,
senyuman dan kesetiaanmu yang kau berikan berdasarkan pikiran, perasaan, dan
tekanan dari dalam diri. Semua berubah ketika kau menemukan dia, tempat kau berlari di
saat aku tak mampu untuk memberimu apa yang ada di dalam dia, tapi kita tetap
berhubungan, dan kini kau memeluk kecemasan dalam pelarian.
Teduhkan ku dalam kerinduan
Indah… Sebuah percakapan
dalam kehangatan yang mengantarkan kita membuahi kenyamanan. Angin
menghembuskan apa yang aku sebut itu kerinduan. Keempat bola mata kita saling
menyapa diatas meja, jari-jari kita saling bersapa rindu, bibir kita mengucap
kalimat demi kalimat luapan dalam diri yang kita sebut hati.
Ini pertemuan kita setelah
berpisah mengikuti kata hati, cinta yang tetap dalam kesetiaan, rindu kita yang
selalu bercumbu, dan pikiran yang tetap fokus di dalam satu tujuan, kita.
Kumohon teduhkan ku,
hilangkan keresahanku, peluk aku jika itu perlu. Sayang, terima kasih untuk
waktu yang hanya singkat namun berarti ini.
Aku menyayangimu.
Chat Nic
Malam ini Nicholas, ituloh yang tadi aku ceritain dibawah tentang kesederhanaan, temanku yang dari Jerman,
chat bersamaku di facebook. Dia menanyakanku tentang kenapa pindah ke Batam, dan bla-bla-bla.
Anaknya lucu, aku ngebales comment dia pakai bahasa inggris, eh dia bales pakai bahasa Indonesia.
Arti sebuah kesederhanaan
Sebagian orang hidup dengan kemewahan, tapi kebanyakan juga orang hidup dalam kesederhanaan. Mungkin satu diantara kalian akan hidup mewah diantara orang-orang yang sederhana, berpura-pura menjadi high class tapi hidup juga apa adanya. Banyak sekarang yang melakukan gaya hidup seperti itu, yaaa walau keliat kaya juga kalau orang-orang tau hidupnya gimana pasti dia bakal malu juga. Ada kaya dan ada yang sederhana, seperti temanku yang dari Jerman, cowok tinggi putih rada berisi ini adalah contoh seorang yang hidup dalam kesederhanaan, tinggal di kosan yang mewah tapi gaya gidup yang sangat amat sederhana membuatku bangga kepadanya, namanya Nicholas Nickleby.
Nicholas pernah bertanya kepadaku, 'Apakah itu iPhone kamu?'.
aku menjawab, 'Iya, apakah kamu mempunyai sebuah iPhone?'.
'Tidak, saya tidak membutuhkan iPhone', jawabnya.
'Jadi, kamu menggunakan apa untuk berkomunikasi, Nicholas?', tanyaku kembali.
'Aku hanya menggunakan ini untuk berkomunikasi, aku tidak butuh iPhone', jawabnya sambil menunjukkan handphone Nokia kecil yang aku lupa itu seri berapa, pokoknya masih sebangsa senter.
Dalam percakapan itu, aku mengambil kesimpulan, bahwa semahal apapun gadget yang kamu punya itu sangatlah amat tidak penting, hanya untuk sms dan tlpn, selebihnya bisa dilakukan dengan leptop atau komputer.
Tidak hanya itu, Nicholas juga kalau lagi jalan bareng sama aku, dia selalu menggunakan pakaian yang simple. Dia jajan juga ga sembarangan, dia juga jaga kesehatan saat makan, ga asal makan. Dalam kondisi seperti ini, aku berfikir bahwa, 'Semurah apapun makanan yang kamu makan saat ini, ga menjamin kesehatan dan gizi yang ada di makanan tersebut'.
Ada sebagian orang yang bilang bahwa, 'Kalau kaya kenapa ga dinampain?, jadi untuk apa kekayaan yang dimiliki kalau harus tetap sederhana?'.
Yah itulah pendapat orang lain, tapi menurutku, 'Buat apa kekayaan kalau ujung-ujungnya dimusuhin orang'. Hidup sederhana aja, ngapain juga di tonjol-tonjolin. gak penting'.
Shobri
Sore ini aku jalan bareng manusia item gendut dan lucu. Seorang pria yang terjangkit virus JKT48 dan sampai sekarang belum sembuh dari penyakit itu. Namanya Shobri, anak SMA kelas 2 yang berjanji untuk enggak punya pacar sampai lulus SMA. Terdengar bagus sih, tapi ya gitu, klo ketemu cewek cakep cuma bisa berkhayal. Dia suka minum teh, kalau makan rada kesetanan, keringet dimana-mana, pokoknya Shobri ini ga cocok buat diajakin kencan pertama.
Kita ketemuan di sebuah cafe di Mega Mall, salah satu mall yang keren di Batam, kecil sih mallnya, tapi nyaman. Duduk di depan dia, memesan milo susu, sambil ngobrol-ngobrol. Setelah selesai menemaninya makan, kami langsung berjalan ke XXI untuk main Initial D, sebuah game yang diangkat dari komik dan kini bisa kita mainkan bareng teman, menang di 4 kali balapan itu adalah penghargaan tersendiri bagi aku, Shobri? ah hanya kenangan, si manusia item dan gendut ini kalah dan kalah terus melawanku. Sudah-sudah, aku tau aku hebat.
'Shobri, diambil dari kata sobirin yang berarti sabar, jadi Shobri itu orang yang sabar', ucap Berry, seorang teman yang berada disampingku disaat aku menulis ini. Emang iya sih Shobri ini sebenernya sabar orangnya, tapi ya gitulah, di ejekpun tetep senyum, sekian dulu deh cerita tentang Shobri si gendut item tak berkumis ini.
Ini twitter Shobri
Ujian hari keenam
Berhubung ujian ke empat dan lima mengalami situasi yang biasa aja, maka di hari ke enam yang rada beda. Datang ke kampu biasa kalau telatnya ga lama-lama kali sih, tapi ya gitulah, namanya juga ujian mau santai-santai juga ga bisa. Susah nerapin disiplin di diri ini, tidur subuh bangun siang, ya gitu ajalah kerjaan tiap hari. Belajar enggak nulis iya.
Ini hari apapun aku ga tau, semenjak melepaskan seragam putih abu-abu aku jadi sering lupa sama weekend dan tanggal. Kuliah senin sampai sabtu, begitu terus selama dua semester ini. Ngomong-ngomong soal ujian kali ini, keganjelannya ada di komputer yang aku pakai, rada gila juga komputernya, mati-hidup-mati-hidup dan seterusnya begitu, mau ngerjain soal persoal malah nahan emosi, ada sih dua komputer yang tersisa, tapi malah ga bisa hidup. Alhasil ujian kali ini terpotong beberapa menit untuk muter-muter nyari kelas yang masih ada sisa komputer kosong ditemani sama seorang wanita yang W-O-W, dua tiga kelas aku terlusuri dan wahhhh akhirnya dapat, ehh yang ngawas bapak yang nyebelin itu. Jadi dulu pas semester satu aku ada mata kuliah sama dosen ini (pengawas ruanganku pas pindahan), dia ngasih soal dan kami (mahasiswa/mahasiswi) untuk menjawab, tapi ya gitu dia muterin soal dan nanya ke kami lagi dengan maksud yang sama. Ribet deh kalau nyeritain dia.
Ujianpun aku selesaikan dengan hati yang riang karena bener banyak, jadi di kampus ini ujiannya pilihan ganda, nah pas ngejawab satu persatu soal nanti kita dikasih tau jawabannya bener apa salah, setelah itu dicatat deh bener berapa salah berapa.
Subscribe to:
Posts (Atom)







